Walikota Bekasi & Sekjen PDIP Akan Dilaporkan Ke KPK Terkait Suap Surat Rekomendasi Partai | RADAR RAKYAT

Walikota Bekasi & Sekjen PDIP Akan Dilaporkan Ke KPK Terkait Suap Surat Rekomendasi Partai





Suararakyat - Mahar politik di kalangan para calon kepala daerah yang akan bertarung untuk mendapatkan surat rekomendasi dari partai pendukung sepertinya bukan lagi hal rahasia pribadi, namun sudah menjadi rahasia umum.


Bahkan Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menemukan “kisah” mahar politik yang dilakukan oleh incumbent Wali Kota Bekasi Rahmad Effendi dengan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.


LIRA yang ikut terlibat dalam pertarungan politik di seluruh daerah mulai mencium adanya ketidakberesan dalam tubuh PDIP ketika mulai berubah arah dalam memberikan dukungan kepada calon kepala daerah di Kota Bekasi, kepada Rahmat.


Melalui salah satu anggotanya, Daeng sebagai Walikota LIRA di Bekasi menyebutkan jika Rahmat Effendi yang saat ini akan berpasangan dengan salah satu kader dari PAN, Tri Adhianto, mengatakan jika hasil dari fungsinya sebagai salah satu pengontrol kinerja para pejabat Kota Bekasi, termasuk didalamnya para elit politik banyak menemukan konspirasi politik praktis.


Dan salah satunya adalah transaksi uang dari Rahmat Effendi kepada Hasto yang juga sebagai salah satu pemangku kebijakan di PDIP, agar partai berlamabang banteng ini memberikan surat rekomendasi buat Rahmat-Tri.


“KPK harus menangkap Pepen (panggilan akrab Rahmat) dan Hasto terkait dengan transaksi uang untuk surat rekomendasi PDIP,” ujarnya kepada wartawan, Senin (8/1/18).


Bahkan bukan hanya menyerukan kepada KPK, namun Daeng berencana untuk segera melaporkan kejadian tersebut, dan berharap agar KPK segera menindaklanjuti laporannya.


“Keduanya harus dicokok, ini baru mau maju sudah menyuap, bagaimana kalau sudah menjadi menjabat, karenanya KPK harus bertindak dan tidak perlu lagi meragukan,” pungkasnya.


SUMBER <--------




Subscribe to receive free email updates:

close